April 2014

Pengertian Manfaat Dan Kandungan Gula Aren

Pengertian
Gula Aren yaitu sejenis gula merah yang dihasilkan dari pohon aren (keluarga palem-paleman) yang mempunyai kualitas lebih baik dari gula kelapa.

Gula aren merupakan salah satu olahan makanan bersumber dari hasil pengolahan air nira yang berasal dari tandan bunga jantan pohon enau. Pengolahan nira hingga menjadi gula aren melalui proses perebusan hingga nira berubah menjadi cairan kental da berwarna pekat.

Gula aren banyak dikonsumsi sebagai salah satu bahan pemanis alami yang cukup aman bagi tubuh, selain itu kandungan dalam gula aren tersebut cukup penting peranannya untuk membantu memenuhi kebutuhan tubuh akan nutrisi tertentu.

Kandungan gula aren.

Dalam gula aren terkandung beberapa unsur makro dan mikronutrien, diperkirakan, kandungan keduanya dalam gula aren lebih tinggi dibandigkan gula putih.

Beberapa kandungan mikronutrien dalam gula aren antara lain : Thiamine (vitamin B1), Riboflavin (vitamin B2), Nicotinic Acid (vitamin B3), Pyridoksin (vitamin B6), Cyanocobalamin (vitamin B12), Ascorbic Acid (Vitamin C), dan Garam mineral (sumber : S.Natarajan Msc,Palm Sugar, erode, Tamil Nadu – India, 2006).

Manfaat Gula Aren Bagi Kesehatan.

Dibawah ini adalah beberapa manfaat gula aren bagi kesehatan tubuh manusia, antara lain :
1.Baik untuk penderita diabetes.
Gula aren mengandung kadar gula lebih rendah dibandingkan gula putih. Gula aren juga dipercaya dapat menurunkan kadar lemak tak jenuh dalam tubuh.

2. Membuat intensitas istirahat anda lebih baik
Selenium dalam gula aren dapat membantu melemaskan otot syaraf tubuh yang tegang, sehingga dapat memberikan efek rileks. Mengkonsumsi minuman dengan campuran gula aren dipercaya dapat membuat tidur lebih nyeyak.

3. Cocok dimasukkan kedalam makanan untuk diet.
Rendahnya kalori dalam gula aren menjadikannya cukup aman dan tidak akan meningkatkan kolesterol tubuh, sehingga baik untuk dikonsumsi dalam program diet anda.

4. Pencegah Anemia.
Gula aren mengandung zat besi cukup tinggi, sehingga baik dikonsumsi untuk melindungi tubuh dari serangan anemia.

5. Mengandung Antioksidan.
Gula aren juga mengandung antioksidan sehingga Mengkonsumsi gula aren secara rutin dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal.

6. Meningkatkan Daya tahan tubuh. 
Gula merah bersifat manis alami dan menghangatkan. Selain itu beberapa kandungan unsur kimia dalam gula merah dapat membantu memperlancar peredaran darah, menguatkan limpa, memberikan rasa hangat dan juga mengurangi nyeri pada lambung. Mengkonsumsi gula merah dengan porsi yang cukup secara rutin dan teratur juga dapat meningkatan daya tahan tubuh.

Cara Membuat Agar-Agar Gula Merah

Bahan-bahan Agar-agar Gula Merah

  • 2 bungkus agar-agar
  • 1.000 cc santan dari 1 butir kelapa
  • 200 gram gula pasir
  • 100 gram gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam

Cara Membuat Agar-agar Gula Merah

  1. Campur agar-agar, santan, gula merah, gula pasir dan garam. Aduk-aduk
  2. Masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih. Angkat.
  3. Tuang di cetakan. Biarkan hingga membeku dan dingin.
  4. Hidangkan.

Pengertian Gula Merah

Gula merah atau gula jawa yang di buat dari nira.Berdasarkan pembuatan gula merah di bagi menjadi tiga jenis.
1. Gula kelapa, bahan dasar dari nira kelapa
2. Gula aren, bahan dasar dari nira aren
3. Gula tebu, bahan dasar dari tebu dan lebih gampang cair
Nira merupakan cairan manis yang terdapat di dalam bungan tanaman aren.Kelapa dan bunga pucuknya belum membuka dan di peroleh dengan cara penyadapan.Pada umunya masyarakat memanfaatkan nira aren dan nira kelapa untuk pembuatan gula merah .Selain itu dapat di gunakan untuk sebagai minuman sirup nira.Rasanya sedap.
Nira aren dan nira kelapa mempunyai beberapa perbedaan dari segi warna, aroma, dan rasa.Nira aren lebih manis , lebih jernih, segar.
Jumlah padat yang terlarut nira kelapa lebih tinggi daripada nilai kelapa.
Kandungan Gula Merah atau gula Jawa:
- Serat pada warna coklatnya
- Kalori
- Kalsium
- protein kasar
- mineral
- vitamin
- senyawa-senyawa yang berfungsi menghambat penyerapan kolesterol di saluran pencernaan.

Cara Memilih Gula Merah Yang Asli

Inilah kehidupan dunia, hanya untuk mencari keuntungan sesaat ada beberapa petani gula jawa kadang berbuat kurang baik dan sedikit curang. Mereka kadangkala mencampur gula jawa mereka dengan berbagai bahan yang harganya lebih murah. Kecurangan ini dilakukan saat mereka memproses pembuatan gula jawa tersebut. Ada yang mencampur gula jawa mereka dengan ubi kayu, ampas kelapa kadang gula pasir.

Di pasaran gula jawa dapat dijumpai dengan berbagai jenis dan keadaan. Ada yang tengahnya keras keputih-putihan karena dicampur dengan gula pasir. Ada pula yang lembek mudah patah, karena dicampur dengan ubi. Lalu juga ada yang kasar karena dicampur dengan ampas kelapa. Nah, untuk mengetahui gula jawayang asli dan baik, ciri-cirinya tidak terlalu lunak atau keras, bagian dalam tidak terlalu kering dan bagian luarnya coklat terang (merata)

Cara Membuat Gula Merah

Disini saya akan sedikit menerangkan bagaimana cara membuat gula merah ala jladri.sebelum kita memulai membuat gula merah,kita harus mengerti istilah istilah dan alat yang akan di gunakan dalam membuat gula merah ala jladri,diantranya seperti..:
1.Wajan (Tempat untuk memasak gula merah)
2.Kebuk (Alat yang terbuat dari kayu untuk mengaduk gula merah)
3.Etok etok (Alat yang terbuat dari batok kelapa untuk menuangkan gula yang sudah matang,tapi belum kering ke dalam cetakan gula merah)
4.Papan cetakan (Untuk mencetak gula merah)
5.Plastik (Untuk melapisi catekan supaya tidak nempel ke cetakan)
6.Saringan (Untuk menyaring sajeng/nira yang akan di masak)
7.Kayu bakar (Untuk emasak)
8.Air sajeng/nira (Bahan baku gula merah)
9.Pawon (Tempat untuk meletakan wajan dan nyalanya api)
10.Semengka (Proses sajeng/nira muali matang dan jadi gula)
11.Kitit (Proses mengentalkan sajeng/nira yang sudah matang)
Semua peralatan dan istilah istilah sudah di mengerti dan sudah tersedia,semua peralatan dan bahan sekarang baru mulai proses membuat gula merh ala jladri.
1.Nyalakan dulu kayubakar,kalo sudah nyala diamkan saja dulu.
2.Letakan wajan di atas pawon,lalu,
3.Persiapkan sajeng/nira untuk di masukan ke dalam wajan dan jangan lupa di saring terlebih dahulu.
4.Sajeng/nira di masak sampai mendidih dan sampai semengka.
5.Setelah semengka bahan gula merah itu di kasih ampas kelapa,kalo tidak ada ampas boleh di kasih minyak goreng sedikit.gunanya untuk membantu mempercepat pengentalan sajeng/nira.
6.Selama sajeng/nira itu semengka,harus di aduk terus menerus sampai sajeng itu matang.sajeng yang sudah matang dan bisa di turunkan dari pawon ciri cirinya :
a.Gelembung gelembung sajeng mulai sedikit/jarang.
b.Warna sajeng kuning ke coklat coklatan
c.Sajeng sudah mulai kekel/kental
7. Setelah sajeng itu matang,di aduk terus dan di kitit,sambil di kitit tepi wajan di kasih gula pasir sedikit,gunanya untuk tular supaya gulanya cepat kering.
8.Setelah itu baru gula itu di cetak menggunakan cetakan,cetakan ini biasanya ada yang menggunakan potongan bambu yang kecil lubangnya sesuai kinginan,ada juga yang menggunakan papan yang di bikin cowakan cowakan seperti mangkok,tapi kalo yang ini harus di dasari dengan plasti supaya dalam pengambilan waktu gula sudah kering mudah.
9.Setelah gula sudah di cetak di diamkan beberapa menit,kalo gula itu sudah keras baru gula itu di lepas dari cetakan.
10.Proses pendinginan,sebelum gula merah di simpan terlebih dahulu gula merah itu di dinginkan,supaya dalam penyimpanan tidak leleh/lembek.
Proses pembuatan gula merah ala jladri sudah selesai
Perlu di ingat beberapa hal untuk menghasilkan gula merah yang bagus :
1.Sajeng/nira jangan yang sudah basi,ciri cirinya :warna sajeng sudah berubah dan baunya lain.
2.Api untuk memasak harus kontinyu,jangan sebentar sebantar mati,itu juga mempengaruhi hasil gula
3.Pemakaian bahan pengawet sesuai dengan label yang tertera pada bungkus bahan pengawet itu sendiri.
4.Menghentikan pemasakan harus benar benar di pahami,banyak para pembikit gula merah gagal karena hal tersebut.
Lakukan proses pembuatan gula merah dengan teliti dan kejelian.biasanya para pemula sering mengalami kegagalan karena kurang memperhatikan ke 4 hal di atas.

Jenis Gula Merah

Gula Merah


GULA MERAH. 
Gula merah identik dengan kue, dessert, atau minuman tradisional Indonesia. Di bulan puasa, gula merah banyak digunakan, misalnya untuk membuat kolak. Sebenarnya ada macam-macam jenis gula merah, bukan hanya gula Jawa.
Gula merah memberikan warna cokelat serta aroma wangi dan rasa manis yang khas. Konon, di dalamnya juga terkandung nutrisi yang baik untuk dibanding gula tebu. Agar hidangan nikmat, pilih gula merah yang cocok, baik dari teksturnya maupun rasa manisnya.
Gula merah mengandung zat makro dan mikronutrien lebih banyak daripada gula putih. Gula merah mengandung Mikronutrien seperti : Garam mineral, Thiamine (vitamin B1)Riboflavin (vitamin B2) Nicotinic Acid (vitamin B3) Pyridoksin (vitamin B6) Cyanocobalamin (vitamin B12) Ascorbic Acid (Vitamin C).
Image
Jenis gula merah yang ada di pasaran:


1. Gula Jawa
Image
Gula merah yang paling banyak ditemui adalah gula Jawa atau gula kelapa. Nira pohon kelapa disadap, diolah, dan dicetak dalam bambu (gula Jawa bentuk silinder) atau tempurung kelapa (gula Jawa bentuk batok). Gula kelapa banyak digunakan masyarakat Jawa untuk bahan baku kecap manis, pemanis minuman, dodol, kinca, atau kue. Warna cokelatnya lebih tua dibanding gula aren dan biasanya agak kotor, sehingga harus disaring terlebih dahulu.







2. Gula aren
Gula aren atau gula kawung hampir sama dengan gula Jawa. Bedanya, gula aren diambil dari nira pohon aren (enau atau kolang-kaling) dan berwarna cokelat cerah. Bentuknya ada yang silindris dan ada yang berbentuk batok runcing, namun biasanya dibungkus dengan daun kelapa kering. Konon, indeks glikemiknya lebih tinggi dari gula kelapa. Bagaimanapun juga, sebagian orang lebih menyukai gula aren untuk membuat kue karena dianggap lebih harum, enak, dan bersih.


Image


3. Gula semut
Gula semut atau palm sugar atau gula palem dalah gula kelapa atau gula aren dalam bentuk kristal atau bubuk, sehingga kadang juga disebut gula kristal. Penggunaannya lebih praktis karena mudah larut, plus tahan lama karena kering. Gula ini bisa ditambahkan ke jamu atau minuman hangat, adonan roti, kue, atau makanan lainnya. Bisa juga dijadikan taburan atau pengganti gula pasir.
Tips membeli gula merah
Hati-hati terhadap gula merah yang dicampur dengan bahan-bahan lain atau tidak murni. Jika ingin membeli gula merah, pilihlah yang permukaannya rata, padat, tidak berpasir, dan tidak berongga. Teksturnya keras dengan warna cerah merata, bukan pucat atau hitam. Selain itu, pilih yang utuh dan tidak terbelah.
Khasiat dan Manfaat Gula Merah
1. Mencegah meningkatnya kadar gula didalam darah.
2. Membersihkan dan mengontrol saluran pencernaan.
3. Melancarkan metabolisme didalam  tubuh.
4. Mengoptimalkan fungsi sel didalam tubuh.
5. Megobati luka kecil.
6. Pengganti gula putih untuk penderita diabetes, karena gula aren redah kalori.
7. Mengatasi Anemia
8. Mengobati typhus
9. Menguatkan Jantung
10. Mengurangi panas pada pankreas
11. Membantu memperkuat gigi
12. Untuk obat Sesak Nafas
13. Mengobati Penyakit Kusta.
14. Untuk perawatan kulit
Gula merah juga dapat digunakan untuk perawatan kulit terutama pada kulit wajah, gula aren berkhasiat untuk mencerahkan kulit wajah agar terlihat lebih fresh. Kandungan zat yang terdapat didalam gula aren seperti butiran-butiran yang terdapat pada gula aren dapat meregenerasikan sel kulit mati pada wajah supaya wajah bisa kembali cerah.
Untuk perawatan kulit wajah anda dapat mengolahnya dengan cara ini:
  • Campurkan gula aren/gula merah yang sudah digiling dengan scrub,
  • Lalu tambahkan minyak zaitun secukupnya.
  • Aduk campuran tersebut secara merata lalu oleskan campuran scrub tersebut pada wajah, diamkan selama 10 menit.
  • Lalu cuci wajah anda sampai bersih.
15. Menghambat penuaan dini
Menurut ahli di negeri Cina, gula merah memiliki kandungan yang berkhasiat untuk mengaktifkan peredaran darah, menghangatkan lambung, menambah darah, memperkuat limpa dan meredakan nyeri. Bagi kaum lanjut usia, disarankan untuk mengonsumsi gula merah ini karena biasanya kemampuan tubuh mereka untuk menyerap mikronutrien dan multivitaminnya perlahan berkurang. Karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi bahan makanan dan minuman yang dapat menjaga kondisi metabolisme serta memperlambat penuaan, dan gula merah memiliki khasiat tersebut.
Para peneliti di Jepang pernah melakukan percobaan dengan mengekstrak suatu polisakarida yang disebut molasses. Dari percobaan tersebut terbukti bahwa molasses mempunyai sifat antioksidan yang kuat sehingga cukup kuat untuk melawan penuaan dini. Beberapa ahli pun menganjurkan bagi kaum lansia untuk mengonsumsi gula merah sebagai pengganti gula biasa. Contohnya di daerah Nagoya yang merupakan penghasil gula merah di Jepang, dimana para lansianya memiliki tradisi minum segelas minuman gula merah setiap hari.
Hal yang perlu diperhatikan:
Walaupun gula merah memiliki banyak khasiat dan manfaat, ada hal-hal penting yang harus diperhatikan. Hal tersebut adalah tidak semua orang dan kaum lanjut usia dapat mengonsumsi gula jenis ini. Menurut ilmu kesehatan Cina, bagi yang memiliki gangguan pencernaan, menderita panas dalam, kekurangan cairan tubuh, atau sedang mengonsumsi obat-obatan tidak dianjurkan untuk mengonsumsi gula merah.Sumber: http://klinikpengobatanalami.wordpress.com

Postingan Lebih Baru

Mengenai Saya

Guru & #Gurungaji di Berbagai lembaga pendidikan
Diberdayakan oleh Blogger.